Khusus bagi anda yang hingga saat ini mengalami ASAM URAT akut (menahun), ikuti Program 3 BULAN TIDAK MEMBAIK UANG KEMBALI dari Terapi Asam Urat BANDUNG dan TANJUNGPINANG.

    Bagaimana Dengan SUSU KEDELAI.

    Susu yang berasal dari olahan kacang kedelai ini dapat menjadi alternatif bagi anda yang menyukai susu namun memiliki intoleransi terhadap kadar laktosa dalam susu sapi.

    Susu Kedelai dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan biji kedelai dan diambil sarinya, sehingga susu kedelai termasuk susu nabati yang tidak memiliki lemak jenuh.


    Dibalik segala kelebihan yang dimiliki susu kedelai, ternyata menyimpan beberapa kelemahan yang harus diperhatikan, yaitu :

    1. Kandungan kalsium.

    Kandungan kalsium dalam susu kedelai sangat sedikit dibandingkan dengan kalsium yang terkandung pada susu kambing.

    Masalah ini sudah diketahui oleh para produsen susu kedelai, sehingga mereka menambahkan nutrisi kalsium dalam susu kedelai yang diolahnya.

    Kalsium tambahan yang tidak alami ini tidak sesehat kalsium alami dalam susu kambing, ditambah lagi susu kedelai hasil olahan pabrik banyak mengandung gula dan pengawet yang kurang baik bagi tubuh.

    2. Kandungan Asam Amino.

    Asam amino yang terkandung dalam susu kedelai tidak sebanyak kandungan asam amino dalam susu kambing.

    3. Resiko Kanker Payudara.

    Bagi wanita, mengkonsumsi protein dari susu kedelai secara berlebihan akan lebih beresiko terkena kanker payudara.

    4. Tingkat Kesuburan Pria.

    Karena kedelai banyak mengandung isoflavon, maka bagi para lelaki  apabila mengkonsumsinya secara berlebihan akan berpengaruh pada tingkat kesuburan.

    Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, menemukan bahwa laki-laki yang mengkonsumsi makanan yang mengandung kedelai selama 2 hari ber turut-turut akan mengalami penurunan produksi sel sperma sampai 41 juta millimeter per air mani.

    Kandungan dan Manfaat
    Susu Kambing Etawa