Bacaan (Lafadz) TAUBAT dan ISTIGFAR.

Sebagai pelengkap dari pembahasan tentang Taubat dan Istigfar Jalan Kesembuhan, berikut disampaikan mengenai berbagai bacaan (lafadz) Taubat dan Istigfar yang sesuai dengan Al Qur'an dan Hadist.


LAFADZ TAUBAT.

Setelah tasyahud - Sebelum Salam.

اللَّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَثِيرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ ، وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

‘ALLAHUMMA INNII ZHOLAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIRAN WA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA FAGHFIRLII MAGHFIRATAN MIN ‘INDIKA WARHAMNII INNAKA ANTAL GHOFUURUR RAHIIM.

"Ya Allah, sungguh aku telah menzhalimi diriku sendiri dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka itu ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) .” (Muttafaqun "alaih).
atau :

اللَّهمَّ إنِّي أسألُكَ يا اللَّهُ بأنَّكَ الواحدُ الأحدُ الصَّمدُ، الَّذي لم يَلِدْ ولم يولَدْ ولم يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ، أن تغفِرَ لي ذُنوبي، إنَّكَ أنتَ الغَفورُ الرَّحيمُ

ALLAAHUMMA INNI AS-ALUKA YAA ALLAH, BI ANNAKAL WAAHIDUL AHADDUSH SHAMAD, ALLDZIY LAM YALID WALAM YUULAD WA LAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD, AN TAGFIRALI DZUNUUBIY INNAKA ANTAL GHAFUURRAHIM.

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu ya Allah, Yang Maha Esa lagi tempat bergantungnya seluruh makhluk, Yang tidak beranak, tidak pula diperanakkan, dan tidak ada yang setara dengan-Nya, agar engkau mengampuni dosa-dosaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (HR. Ahmad, Abu Daud, An-Nasai).


Sayidul Istigfar.

Biasa dibaca saat dzikir pagi dan petang.


اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْلِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

ALLAHUMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA, KHALAQTANII WA ANA 'ABDUKA, WA ANA ALAA 'AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU, A'UUDZUBIKA MIN SYARRI MAA SHANA'TU, ABUU-ULAKA BINI'MATIKA 'ALAYYA, WA ABUU-U BIDZAMBII, FAGFIRLII FA INNAHU  LAA YAGHFIRUDZU DZUNUUBA ILLA ANTA.

"Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tiada illah yang berhak aku sembah selain Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hambaMu. Aku berada di atas janjiMu, semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau."  (HR. Al-Bukhari, no. 6306).


Beberapa Doa Taubat Lainnya.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

RABBANA ZALAMNA ANFUSANA WA ILLAM TAGFIRLANA WA TARHAMNA LANAKUNANNA MINAL KHASIRIN.

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Al A'raf , 7 : 23).


لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

LA ILAHA ILLA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZ ZOOLIMIIN.

"Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah termasuk orang – orang yang zalim." (QS. Al Anbiya, 21 - 87). 


اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ

ALLAHUMMAGH FIRLY DZANBI KULLAHU DIQQAHU WA JILLAHU WA AWALAHU WA AKHIRAHU  WA'ALAA NIYATAHU  WA SIRRAHU.

"Ya Allah, ampunilah semua dosa-dosaku, yang kecil maupun yang besar, yang awal maupun yang akhir, dan yang terang-terangan maupun yang sembunyi-sembunyi).” (HR. Muslim).


Doa Istiftah / Iftitah Saat Shalat Malam (Tahajud).

Doa istiftah di bawah ini biasa (tidak harus, tidak selalu) dibaca Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat malam (tahajud).

اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ. لاَ إِلَـٰهَ إِلَّا أَنْتَ

Allaahumma lakal hamdu. Anta qoyyimus-samaawaati wal ardhi wa man fiihinn. Wa lakal hamdu laka mulkus-samaawaati wal ardhi wa man fiihinn. Wa lakal hamdu anta nuurus-samaawaati wal ardhi wa man fiihinn. Wa lakal hamdu anta malikus-samaawaati wal ardh. Wa lakal hamdu, antal haqq, wa wa'dukal haqq, wa liqoo-ukal haqq, wa qouluka haqq, wal jannatu haqq, wan-naaru haqq, wan-nabiyyuuna haqq, wa muhammadun shollallaahu 'alaihi wa sallama haqq, was-saa'atu haqq. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khooshomtu, wa ilaika haakamtu. Faghfir lii maa qoddamtu wa maa akh-khortu, wa maa asrortu wa maa a'lantu. Antal muqoddimu wa antal mu-akh-khiru. Laa ilaaha illaa anta

"Ya Allah, bagiMu segala puji. Engkau pemelihara langit dan bumi serta yang ada di dalamnya. BagiMu segala puji, bagiMu kerajaan langit dan bumi serta yang ada di dalamnya. BagiMu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta yang ada di dalamnya. BagiMu segala puji, Engkau penguasa langit dan bumi. BagiMu segala puji, Engkau benar, janjiMu benar, pertemuan denganMu adalah benar, firmanMu benar, adanya Surga adalah benar, adanya Neraka adalah benar, adanya para nabi adalah benar, nabi Muhammad adalah benar, adanya Kiamat adalah benar. Ya Allah, kepadaMu aku berserah diri, kepadaMu aku beriman, kepadaMu aku bertawakal, kepadaMu aku bertaubat, kepadaMu aku mengadu, kepadaMu aku berhukum. Maka ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Engkaulah Al Muqoddim (Dzat yang Terdahulu) dan Al Muakhir (Dzat yang Paling Akhir). Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau."  (HR. Bukhari 2/3, 2/4, 11/99, 13/366-367, 13/399, Muslim 2/184).

Bagi yang ingin menghafalkan bacaan dan arti dari doa istiftah tersebut, dan diamalkan saat shalat malam (tahajud), berikut bacaan dan arti per kalimat (menyusul).


LAFADZ ISTIGFAR.
(Masih dalam penyusunan).